Senin, 13 Januari 2025, suasana di Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUSHPI) UIN Raden Fatah Palembang terasa istimewa. Hari itu adalah momen bersejarah yang ditunggu-tunggu oleh seluruh civitas akademika. Fakultas yang dikenal dengan program studi unggul di bidang Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (S1 dan S2), Ilmu Hadits, Studi Agama-Agama, Aqidah dan Filsafat Islam, dan Tasawuf dan Psikoterapi, merayakan pencapaian luar biasa: 100% akreditasi unggul untuk semua program studi.
Acara syukuran ini dihadiri oleh dua tamu istimewa, alumni Fakultas Ushuluddin yang telah mengukir prestasi di bidangnya masing-masing: Walikota Palembang terpilih, Drs. Ratu Dewa, M.Si, dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan, Dr. Syafitri Irwan. Ratu Dewa dan Syafitri Irwan menjadi simbol keberhasilan dan inspirasi bagi generasi muda di fakultas ini.
Acara ini merupakan momen penting sehingga dihadiri oleh Semua civitas akademika FUSHPI (Dekan, Wakil Dekan, Dosen, Kabag, Kasub, dan tendik), Plt. Rektor, beberapa Dekan; Fakultas Adab, Dakwah, FISIP, Psikologi, FEBI, Saintek, LP2M, Camat Ilir Timur 1 dan Camat Kemuning, Lurah, RRI, STIQ Al-Lathifiyyah Palembang, dan semua tamu yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Tidak ketinggalan juga senator FUSHPI Dr. Wijaya, M.Si turut memeriahkan syukuran ini. Kehadiran Pak Wijaya, sebagai seorang senior yang memiliki pengalaman luas, membawa perspektif yang berharga dalam syukuran ini. Apalagi beliau merupakan "senator" Ushuluddin pada masanya, sekaligus senior dari Pak Ratu Dewa dan Syafitri Irwan.
Sebelum acara resmi dimulai, momen yang penuh makna ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Hafidzul Fadli mahasiswa Prodi Ilmu Hadits. Suara merdu dan penuh penghayatan qori' ini menjadikan suasana lebih dari sekadar ritual; ia merupakan jembatan spiritual yang menghubungkan nilai-nilai luhur yang diajarkan dalam Islam. Setelah pembacaan ayat suci Al-Qur'an, acara dilanjutkan dengan doa oleh H. John Supriyanto, MA. Beliau membawa suasana yang penuh harapan dan kekhusyukan. Doa yang dipanjatkan tidak hanya sekadar permohonan, tetapi juga merupakan ungkapan syukur atas segala nikmat yang telah diberikan.
Setelah itu, sambutan hangat dari tuan rumah, Dekan FUSHPI Prof. Dr. Uswatun Hasanah, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyatakan bangga menjadi bagian dari fakultas yang melahirkan pemimpin-pemimpin hebat. "Kami sangat bangga bahwa salah satu alumni kami, Drs. Ratu Dewa, kini terpilih sebagai Walikota Palembang 2025-2030. Ini adalah bukti bahwa pendidikan di Ushuluddin tidak hanya menghasilkan sarjana, tetapi juga menghasilkan pemimpin," ungkapnya. Beliau juga mendoakan agar pelantikan Pak Ratu Dewa pada bulan Maret mendatang berjalan lancar dan beliau dapat menjalankan amanahnya dengan baik sebagai Walikota.
Plt. Rektor UIN Raden Fatah, Prof. Dr. Muhammad Adil, dalam kesempatan yang berharga ini, juga memberikan sambutan yang menggugah semangat dan harapan. Dalam sambutannya, beliau tidak hanya menyampaikan rasa syukur atas pencapaian akreditasi unggul semua program studi di FUSHPI, tetapi juga menekankan pentingnya transformasi dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Transformasi ini bukan sekadar perubahan nama, melainkan sebuah langkah strategis yang mencerminkan perkembangan signifikan dalam kapasitas akademik dan kualitas pendidikan yang ditawarkan oleh institusi ini. Beliau menjelaskan bahwa saat ini UIN Raden Fatah telah memiliki kurang lebih 25.000 mahasiswa. Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang pesat dan mencerminkan daya tarik UIN Raden Fatah sebagai lembaga pendidikan tinggi. Dengan jumlah mahasiswa yang besar, UIN Raden Fatah tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai lembaga yang mampu menghasilkan pemimpin masa depan yang berkualitas. InsyaAllah ke depan akan dibuka juga Fakultas Kedokteran, tegasnya, amiin...
Ketika giliran Walikota Palembang, Ratu Dewa untuk memberikan sambutan, suasana menjadi semakin hangat. Dengan penuh percaya diri, beliau mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada almamater yang telah membentuknya menjadi pribadi seperti saat ini. "Tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras, dan tidak ada kesuksesan tanpa doa orang tua. Saya berdiri di sini hari ini berkat doa orang tua, apalagi doa seorang ibu,” ujarnya dengan nada haru. Kerja keras, doa, dan dukungan orang tua adalah tiga pilar utama yang membentuk perjalanan hidupnya. Doa ibu adalah kunci utama yang membawa keberkahan dalam hidup kita. Jangan sia-siakan dan jangan lupakan itu.
Pesan ini tidak hanya sekadar ungkapan, melainkan sebuah refleksi mendalam tentang peran penting keluarga, khususnya ibu, dalam perjalanan hidup seseorang. Doa ibu bisa dipandang sebagai sumber energi positif yang mendorong anak-anak untuk mencapai cita-cita. Dalam setiap kata yang diucapkannya, terdapat semangat untuk terus berkontribusi dan menginspirasi orang lain.
Sementara itu, Dr. Syafitri Irwan juga berbagi pengalamannya selama menempuh pendidikan di Ushuluddin. "Saya lulus dari Fakultas Ushuluddin pada tahun 1999, dan saya bangga menjadi bagian dari fakultas ini. Pendidikan yang saya terima di sini sangat berharga dan membantu saya dalam menjalankan tugas," ungkapnya.
Dalam sambutannya, beliau berpesan bahwa di antara syarat menjadi orang sukses adalah memelihara adab dan akhlak. Ini merupakan pesan dari ayah saya. Dan jangan lupa bergaul dengan orang baik. Saya mulai mengikuti pengajian dan bergaul dengan orang baik baru empat bulan. Dan ahamdulillah barangkali dengan wasilah bergaul dengan orang baik ini, Allah memberikan kemudahan kepada saya sehingga saya lulus PNS dan sekarang kini menjadi Kakanwil Kemenag, ungkapnya.
Memelihara adab dan akhlak, serta bergaul dengan orang-orang baik, akan tercipta fondasi yang kuat untuk mencapai tujuan. Kesuksesan bukanlah tujuan akhir, tetapi merupakan proses yang berkelanjutan yang melibatkan pembelajaran, pengembangan diri, dan kontribusi kepada masyarakat.
Sambutan terakhir dalam acara syukuran ini disampaikan oleh Wakil Kepala RRI, yang dengan penuh semangat dan rasa syukur mengungkapkan betapa pentingnya kerjasama yang telah terjalin antara RRI dan FUSHPI. Di antara program yang sudah berjalan adalah cawisan yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan, Ngapel (Ngajinya Pemuda Luar Biasa) dan siraman rohani setelah shalat subuh.
Acara syukuran ini tidak hanya menjadi ajang merayakan pencapaian, tetapi juga sebagai momen refleksi bagi seluruh civitas akademika. Para mahasiswa, dosen dan staf terinspirasi oleh kisah sukses para alumni yang telah membuktikan bahwa pendidikan di Ushuluddin dapat membuka banyak pintu kesempatan. Mereka berharap bahwa kehadiran Ratu Dewa dan Syafitri Irwan akan memotivasi mereka untuk terus belajar dan berusaha mencapai cita-cita.
Di akhir acara, berlangsung sesi Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoA) antara FUSHPI dengan Radio Republik Indonesia (RRI), Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan, serta Kecamatan Kemuning dan Kecamatan Ilir Timur 1 Palembang. Momen ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi merupakan langkah strategis yang menggambarkan kolaborasi antar lembaga dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat sinergi dalam pemberdayaan masyarakat.
Harapan besar muncul dari pertemuan ini, bahwa generasi mendatang akan terus melanjutkan tradisi kesuksesan yang telah ditorehkan oleh alumni-alumni sebelumnya. Fakultas Ushuluddin berharap dapat terus melahirkan pemimpin dan profesional berkualitas yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Dengan adanya dukungan dari alumni, fakultas berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.
Dalam konteks ini, penting untuk menciptakan budaya kolaborasi, sehingga pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki oleh alumni dapat ditransfer kepada generasi mendatang. Dengan demikian, harapan untuk menciptakan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan kepemimpinan dan etika yang tinggi dapat terwujud.
Akhirnya, diharapkan bahwa acara ini dapat menjadi titik awal untuk membangun jaringan yang lebih kuat antara alumni dan civitas akademika. Kolaborasi yang erat antara keduanya diharapkan dapat menghasilkan inovasi dan solusi yang relevan untuk tantangan yang dihadapi oleh masyarakat saat ini.
Salam FUSHPI Semakin Melesat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar